Bagi  semua wanita, melahirkan itu pasti. Banyak pengalaman menceritakan bahwa melahirkan itu sakit sekali. Dan fakta itu sangat benar adanya. Jika anda wanita yang sedang hamil, sebaiknya anda mempelajari beberapa tanda tanda yang akan anda rasakan ketika mau melahirkan. Tentu, mengenali tanda tanda akan melahirkan ini menjadi sangat penting karena dengan mengertinya calon ibu dengan tanda tanda melahirkan,itu akan membuat calon ibu mengerti harus berbuat apa ketika dia merasakan beberapa gejala pada kehamilannya. Tidak jarang juga lho, ibu yang tidak mengerti tanda tanda kelahiran, sehingga ketika dia mau melahirkan, dia tidak faham. Alhasil, air ketuban sudah pecah, ibu masih belum menyadari kalau dia mau melahirkan. Ya terpaksa, dengan telatnya penaganan ini, dia harus menjalankan operasi Caesar untuk melahirkan bayinya.


https://www.istockphoto.com/photo/maternity-anticipation-and-happiness-concept-attractive-young-expectant-female-in-gm1184598366-333522534


Mengetahui dampak jelek yang harus dialampi oleh ibu tersebut, menjadi alasan mengapa artikel ini saya tulis. Pada dasarnya, tanda tanda kelahiran akan sama pada seluruh wanita. Yaitu, kontraksi dan mulas yang luar biasa. Namun, sebagian wanita ada juga yang mengungkapkan pengalamannya bahwa dia tidak merasakan kontraksi yang membuat dia merasa kesakitan. Nah, lalu bagaimana gamblangnya tanda tanda kelahiran itu? Pertama, kotraksi adalah tanda kelahiran yang pasti dialami oleh semua wanita hamil. Ketika kehamilan sudah menginjak 9 bulan lebih, kontraksi akan terjadi sesekali. Kontraksi disini maksudnya adalah ketika ibu merasakan perutnya yang kaku di satu bagian, misalnya kadang di sebelah kiri, kadang juga di sebelah kanan, bahkan di bagian bawah. Pada usia kehamilan ini, posisi kepala bayi akan turun ke bawah perut. Dan biasanya, disitulah rasa nyeri yang diakibatkan kontraksi ini terasa.

Ketika bayi akan lahir, kontraksi akan terasa semakin kerap. Maksudnya, jarak kontraksi pertama dan kedua semakin dekat. Pada hari sebelum waktu bayi lahir, kontraksi biasanya berjalan setiap 5 jam sekali. Namun pada dasarya, setiap wanita akan berbeda dalam jarak kontraksinya ini. Yang jelas, jika di awal kontraksi anda akan mengalami 1 jam sekali, maka kontraksi akan semakin memendek waktunya. Bisa setengah jam sekali, 15 menit sekali dan selanjutnya. Bahkan, jika mau lahir, kontraksi akan terjadi setiap menit. Selain kontraksi itu, tanda tanda bayi akan lahir juga bisa dirasakan kalau anda sudah merasakan mules yang sangat hebat yang sedikit sedikit kaya mau buang air besar. Selain itu, anda akan sering buang air kecil juga. Bahkan ada juga ibu yang mengalami buang air kecil yang tidak bisa ditahan ketika kontraksi ini berlangsung. Padahal, kontraksi masih berjalan di tahap awal, alias masih pembukaan 3.

Tanda selanjutnya adalah, jika anda sudah mengeluarkan lendir bercampur darah. Itulah tanda pasti anda akan melahirkan. Biasanya lender dan darah itu keluar ketika anda sudah mengalami pembukaan ke 5. Namun, perlu anda ingat, jangan sekali kali anda mengejan tanpa mendapat panduan dari bidan atau dokter. Mengejan terlalu dini bisa mengakibatkan pembengkakan pada jalan lahir, dan hal itu akan memungkinkan terjadinya perdarahan. Sehingga anda akan tidak bisa melahirkan normal. Yang perlu anda ingat, jangan mengejan sebelum anda mengalami pembukaan 10 atau pembukaan lengkap. Pada intinya, melahirkan itu mudah kok selama anda mengikuti prosedur. Jangan gegabah bertindak sesuatu terutama dalam mengejan. Jika anda meraskan sakit yang sangat hebat ketika anda belum pembukaan 10, yang anda bisa lakukan adalah menarik nafas dalam dalam dan mengeluarkannya pelan pelan. Itu akan menahan rasa sakit dan tentunya untuk menyimpan tenaga anda untuk mengejan nanti.